Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bone Hot » Kasus 10 Ton Solar Ilegal di Bone Kian Panas: Sopir Asal Pinrang Beberkan Gudang Penampungan di Sultra Dan Keterlibatan Oknum

Kasus 10 Ton Solar Ilegal di Bone Kian Panas: Sopir Asal Pinrang Beberkan Gudang Penampungan di Sultra Dan Keterlibatan Oknum

  • account_circle Info Viral Bone
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • print Cetak

BONE – Kasus penangkapan truk bermuatan 10 ton solar ilegal oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bone terus menggelinding dan mengungkap fakta-fakta mencengangkan. Sopir truk berinisial RZ, yang diketahui merupakan warga asal Kabupaten Pinrang, buka suara terkait jaringan penyelundupan lintas provinsi tersebut.

​Berdasarkan pengakuan RZ saat ditemui di Mapolres Bone, Kamis (24/9/2026), ribuan liter solar bersubsidi tersebut diangkut dari Kabupaten Bulukumba dan merupakan milik seseorang berinisial AB.

​Kantongi Keuntungan Rp8 Juta Sekali Jalan

​Dalam pengakuannya, RZ menyebutkan bahwa dirinya hanyalah seorang penyedia jasa sewa kendaraan. Ia mengaku mendapat upah bersih sebesar Rp8 juta untuk sekali pengantaran ke Sulawesi Tenggara (Sultra) di luar biaya operasional BBM dan perjalanan.

​“Bersih itu pak Rp8 juta di luar BBM sama biaya perjalanan, mobil saya cuma disewa saja,” ungkap RZ di Mapolres Bone.

 

​Ia juga menambahkan bahwa muatan solar tersebut rencananya akan diturunkan di sebuah gudang penampungan rahasia di wilayah Sulawesi Tenggara. RZ mengaku tidak mengetahui secara pasti nama lokasi gudang tersebut, melainkan hanya mengikuti arahan penunjuk jalan.

​“Diantar langsung ke gudang di tenggara, nggak kutau pasti nama tempatnya, jalannya saja ke gudang,” jelasnya.

 

​Nyanyian Sopir: Bongkar Keterlibatan Oknum Anggota Polisi

​Pengembangan kasus ini semakin panas setelah RZ membuat pengakuan mengejutkan. Selain mengangkut solar milik AB dari Bulukumba, RZ mengaku kerap membawa solar ilegal dari Kabupaten Bone yang disebut-sebut milik seorang oknum anggota Polri S.

​Menurut RZ, aktivitas pengangkutan solar milik oknum aparat tersebut bahkan telah dilakukannya sebanyak empat kali dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

​“Sudah empat kalimi dalam dua bulan. Kalau barang dari Bone, 12 ton diantar juga ke tenggara, samaji tempatnya,” aku RZ, sembari menyebutkan titik lokasi pengambilan barang di Bone berada di sekitar jalur dua dekat somel kayu.

 

​Sekadar diketahui, oknum Polisi S ini santer dikabarkan kerap disebut-sebut dalam jaringan mafia penyelundupan BBM solar bersubsidi.

​Polisi Buru Pemilik Barang dan Perketat Pengawasan

​Menanggapi perkembangan penyidikan ini, Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ananda Gunawan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan terus memburu para pemilik serta pemodal di balik sindikat penyelundupan BBM bersubsidi ini.

​“Kami mengejar pemilik barang. Kami juga meminta masyarakat, mari bersama-sama mengawasi penyaluran barang subsidi biar tepat sasaran,” tegas AKP Ananda Gunawan.

 

​Penyidik Satreskrim Polres Bone kini mendalami seluruh keterangan yang diberikan oleh tersangka RZ guna menguak jaringan mafia migas ilegal yang melibatkan pihak-pihak berkuasa di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

  • Penulis: Info Viral Bone

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less