Bupati Bone Genjot PAD Triwulan III 2026, Tegaskan OPD Harus Kerja Maksimal dan Inovatif
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month 23 jam yang lalu
- print Cetak

WATAMPONE — Pemerintah Kabupaten Bone terus memperketat pengawasan dan evaluasi terhadap pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., memimpin langsung High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) PAD Triwulan III Tahun 2026.
Pertemuan strategis yang dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu PAD ini berlangsung di Gedung Lateya Riduni, Watampone, pada Senin (5/10/2026).
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bone Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si., para staf ahli, asisten daerah, pimpinan OPD terkait, hingga direktur rumah sakit daerah di lingkungan Pemkab Bone.
Optimalisasi Pendapatan Demi Pembangunan Daerah
Dalam arahannya, Bupati Andi Asman Sulaiman secara tegas menekankan bahwa optimalisasi penerimaan PAD merupakan kunci utama dalam menopang kemandirian fiskal dan pembiayaan pembangunan daerah. Ia meminta seluruh kepala OPD yang menjadi ujung tombak penghasil pendapatan agar tidak bekerja setengah-setengah.
Evaluasi mendalam dilakukan untuk memetakan hambatan di lapangan sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret guna mendongkrak realisasi pendapatan hingga penghujung tahun anggaran 2026. Menurutnya, peningkatan PAD harus berjalan selaras dengan peningkatan mutu pelayanan publik serta penggalian potensi lokal yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
“Setiap perangkat daerah harus bekerja maksimal dalam meningkatkan PAD. Potensi yang ada harus dikelola dengan baik karena PAD sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah,” tegas Andi Asman di hadapan para peserta rapat.
Penguatan TP2DD untuk Transparansi Transaksi Keuangan
Selain menyoroti angka capaian PAD Triwulan III 2026, agenda HLM TP2DD juga difokuskan pada percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen untuk terus mendorong sistem pembayaran non-tunai di berbagai sektor pelayanan publik. Langkah ini dinilai efektif untuk:
- Mendorong transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.
- Mencegah potensi kebocoran pendapatan.
- Memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam bertransaksi dengan pemerintah.
Sinergi Lintas Sektor untuk Capaian Target
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh puluhan instansi strategis pengampu pendapatan dan pelayanan publik di Kabupaten Bone, di antaranya:
- Badan Keuangan dan Aset Daerah serta Badan Pendapatan Daerah
- Dinas Perhubungan, Dinas Peternakan, dan Dinas Perikanan
- Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas Lingkungan Hidup
- Dinas Kesehatan, RSUD Tenriawaru, dan RSUD Pancaitana
- Serta sejumlah dinas teknis lainnya seperti Dinas Pariwisata, Pendidikan, Perdagangan, hingga jajaran Inspektorat dan Bagian Hukum Setda Bone.
Melalui forum evaluasi komprehensif ini, Bupati Bone berharap seluruh OPD dapat segera melakukan repositioning strategi, memperbaiki kinerja penarikan retribusi dan pajak daerah, serta mengoptimalkan sisa waktu tahun anggaran 2026 agar target yang ditetapkan dapat tercapai secara optimal demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Bone.
- Penulis: Info Viral Bone
