Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bone Hot » Dari Tukang Kebun hingga Kursi Bupati, BupAAS Bakar Semangat 208 Peserta Vokasi Nasional di Bone

Dari Tukang Kebun hingga Kursi Bupati, BupAAS Bakar Semangat 208 Peserta Vokasi Nasional di Bone

  • account_circle Info Viral Bone
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • print Cetak

WATAMPONE — Kisah hidup penuh liku dan kerja keras dibagikan langsung oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. Di hadapan ratusan peserta pelatihan vokasi, ia membuktikan bahwa latar belakang apa pun tidak boleh menjadi batasan untuk meraih kesuksesan tertinggi bagi seseorang yang gigih berusaha.

​Pesan inspiratif tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa BupAAS ini saat membuka dan memberikan motivasi pada acara Sinergitas Pelatihan Vokasi Nasional Kabupaten Bone Batch V Tahun 2026 di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Watampone, Selasa (6/10/2026).

​Sebanyak 208 peserta tampak antusias mendengarkan kisah perjalanan hidup sang bupati yang merintis kariernya dari bawah.

​“Saya Pernah Jadi Tukang Kebun hingga Jual Alat Bangunan”

​Dalam sesi motivasinya, Andi Asman menceritakan perjalanan masa lalunya yang jauh dari kata instan. Ia blak-blakan menceritakan perjuangannya sebelum dipercaya memimpin Kabupaten Bone.

​“Saya juga tidak langsung jadi seperti ini. Saya pernah jadi tenaga kerja, pernah jadi tukang kebun, pernah menjahit, dan pernah jual alat bangunan,” ungkapnya di hadapan para peserta.

 

​BupAAS menegaskan, pengalaman hidup tersebut menjadi bukti nyata bahwa tidak ada pekerjaan yang perlu direndahkan selama ditekuni dengan kejujuran dan kesungguhan. Yang terpenting, setiap keterampilan yang dikuasai harus terus diasah agar memiliki nilai ekonomi dan mampu mengubah taraf hidup seseorang.

​Pelatihan Vokasi: Tantangan Terbesar Ada pada Implementasi

​Lebih lanjut, Bupati mengingatkan para peserta agar tidak cepat berpuas diri hanya dengan mengantongi selembar sertifikat pelatihan. Menurutnya, tantangan terbesar justru dimulai setelah program pelatihan selesai.

​“Pelatihan ini sebenarnya mudah, yang agak susah itu implementasinya, realisasinya,” ujar Andi Asman.

​Ia berharap seluruh peserta mampu menjadikan keterampilan yang diperoleh sebagai modal utama untuk terjun langsung ke dunia kerja, merintis wirausaha mandiri, bahkan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

​Cetak Tenaga Kerja Kompeten Lewat 11 Bidang Kejuruan

​Program Pelatihan Vokasi Nasional ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Kementerian Ketenagakerjaan RI, berkat upaya “jemput bola” yang masif oleh Dinas Ketenagakerjaan bersama UPTD BLK Bone.

​Sebanyak 208 peserta dipusatkan di UPTD BLK Bone untuk mendalami 11 bidang kejuruan, meliputi:

  • ​Teknologi & Informasi: Operator komputer muda dan Desain grafis.
  • ​Tata Busana & Kecantikan: Menjahit pakaian dengan mesin, pembuatan hiasan busana, serta merias wajah dan menata rambut.
  • ​Teknik & Pertukangan: Pembuatan perabot sederhana dengan mesin HPL, servis sepeda motor injeksi, instalasi listrik bangunan sederhana, pengelasan, dan audio video.
  • ​Tata Boga: Pembuatan roti dan kue.

​Selain kejuruan tersebut, turut diselenggarakan program TMT dalam dua paket yang diikuti oleh 32 peserta tambahan.

​Melalui sinergi ini, Pemkab Bone optimis kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal akan semakin meningkat, berdaya saing tinggi, serta siap menjawab kebutuhan dunia kerja modern maupun sektor wirausaha mandiri.

  • Penulis: Info Viral Bone

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less