Aktivis Bone Lapor Polisi Usai Diancam Dibunuh karena Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Subsidi
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month 23 jam yang lalu
- print Cetak

BONE — Seorang aktivis di Kabupaten Bone, Andi Takdir, resmi melaporkan ancaman pembunuhan yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone, Selasa (6/10/2026). Langkah hukum ini diambil setelah dirinya menerima teror bertubi-tubi melalui media sosial usai gencar menyuarakan dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.
Sebelumnya, Andi Takdir memang dikenal aktif membagikan sorotan tajam terkait praktik penyalahgunaan BBM subsidi melalui akun media sosial pribadinya. Dalam aksinya, ia secara terbuka menyebutkan sejumlah nama serta titik lokasi yang diduga kuat menjadi tempat penimbunan BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Bone.
Berawal dari Protes Pengisian Jerigen di Kecamatan Cina
Keterlibatan Andi Takdir dalam mengawal isu distribusi BBM ini bermula dari insiden protes yang ia layangkan di salah satu SPBU di Kecamatan Cina.
“Waktu itu mobil saya kehabisan bensin, saya jalan membawa jergen 5 liter tapi pihak SPBU di Kecamatan Cina sempat menolak mengisi jergen,” ungkap Andi Takdir saat memberikan keterangan.
Pasca kejadian tersebut, ia membagikan pengalamannya ke ruang publik melalui media sosial. Tak disangka, unggahan itu mendapat respon masif dari warganet. Banyak informasi penting yang masuk melalui fitur live streaming, yang kemudian memotivasi Andi untuk turun langsung menelusuri kebenarannya di lapangan.
Meneror Lewat Gambar Sajam dan Ancaman Nyawa
Namun, langkah investigasi mandiri yang dilakukannya justru berbuah ancaman serius. Setelah mendatangi beberapa lokasi yang dilaporkan warga, akun media sosial miliknya diserbu pesan intimidatif.
- “Setelah beberapa lokasi saya datangi, banyak pesan inbox melalui medsos dan komentar dipostingan yang mengancam bahkan ada yang sampai mengirim gambar sajam dan mengancam nyawa saya,” terangnya.
Merasa keselamatan jiwanya terancam akibat aktivitas sosial yang dilakukannya, Andi Takdir memilih menyerahkan penanganan teror tersebut kepada aparat penegak hukum. Ia berharap pihak Polres Bone segera mengusut tuntas pelaku pengancaman, sekaligus menindaklanjuti temuan dugaan penimbunan BBM subsidi yang merugikan masyarakat luas.
- Penulis: Info Viral Bone
