Bupati Bone Dorong SDM Konstruksi Bersertifikat, Profesionalisme Pekerja Infrastruktur
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
- print Cetak

BONE – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi sebagai fondasi percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone. Penegasan itu disampaikan saat membuka kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Strategis dalam Program Apresiasi OPD Terbaik di Aula La Pababbari Mattemmu Page, Kompleks Epicentrum, Watampone, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang digelar Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi sekaligus profesionalisme tenaga kerja konstruksi melalui sertifikasi.
Dalam sambutannya, Andi Asman mengajak seluruh peserta mengikuti pembekalan dan uji sertifikasi secara maksimal agar mampu menjadi tenaga konstruksi yang kompeten dan berdaya saing.
“Setelah mendapatkan sertifikasi, kami harapkan bapak dan ibu dapat bekerja secara profesional. Hasil pekerjaan yang kita lakukan harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bone karena memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, komitmen tersebut dibuktikan dengan peningkatan anggaran pembangunan jalan yang sebelumnya hanya sekitar Rp6,5 miliar menjadi lebih dari Rp80 miliar pada tahap parsial pertama tahun 2025.
Tak hanya sektor jalan, pembangunan juga diarahkan untuk memperkuat irigasi pertanian, ketahanan pangan, perikanan, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Bone meningkat dari 5,4 persen menjadi 7,8 persen. Inilah yang kita harapkan, yakni pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah bersama Wakil Bupati menargetkan pembangunan jalan sepanjang 100 kilometer setiap tahun. Namun realisasinya telah melampaui target dengan penanganan jalan mencapai lebih dari 300 kilometer.
Capaian tersebut mengantarkan Kabupaten Bone meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai daerah dengan penanganan jalan terpanjang di Sulawesi Selatan.
Di kawasan perkotaan, pemerintah juga terus mempercepat pembenahan infrastruktur. Setelah menyelesaikan sejumlah proyek senilai sekitar Rp48 miliar, tahun ini kembali dialokasikan anggaran tidak kurang dari Rp30 miliar untuk pembangunan infrastruktur kota.
“Bone terus bergerak. Di wilayah perkotaan kita benahi agar aktivitas masyarakat dan usaha berjalan lancar. Sementara di desa-desa, perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap, terutama pada ruas-ruas yang menjadi jalur utama masyarakat,” tuturnya.
Meski demikian, Andi Asman mengakui masih terdapat tantangan yang harus diselesaikan, mengingat masih ada lebih dari 400 kilometer ruas jalan yang membutuhkan penanganan.
Melalui program pembekalan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap lahir tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi, sertifikasi, dan profesionalisme sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, serta berkelanjutan di Kabupaten Bone.
- Penulis: Info Viral Bone
