Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bone Hot » Setahun Rutin Kontrol di RSUD Tenriawaru Bone, Pasien BPJS Ini Baru Pertama Kali Alami Kekurangan Obat

Setahun Rutin Kontrol di RSUD Tenriawaru Bone, Pasien BPJS Ini Baru Pertama Kali Alami Kekurangan Obat

  • account_circle Info Viral Bone
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • print Cetak

BONE — Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru, Kabupaten Bone, mendapat sorotan setelah seorang pasien rawat jalan mengeluhkan kekurangan obat yang seharusnya dikonsumsi selama 30 hari penuh. Kendala ini baru pertama kali dirasakan pasien setelah rutin menjalani kontrol selama lebih dari satu tahun.

​Keluhan tersebut bermula ketika sang pasien merasakan nyeri hebat pada bagian kaki akibat ketersediaan obat yang habis sebelum jadwal kontrol bulanan tiba.

​”Banyak obatnya cuma sisa satu saja yang sampai sekarang belum habis, dan ini baru pertama kali sejak kurun satu tahun lebih melakukan kontrol,” ungkap TN, istri pasien, saat ditemui di rumah sakit, Rabu (9/9).

​TN menjelaskan, jadwal kontrol rutin suaminya jatuh pada setiap tanggal 18. Namun, stok obat di rumah keburu habis sebelum tanggal tersebut, sehingga pasien sempat mengalami kendala dalam melanjutkan terapi pengobatannya.

​”Tadi tidak bisa periksa karena belum sampai jadwalnya, tapi obatnya sudah habis,” tambahnya.

​Tindak Lanjut Pihak Farmasi

​Mendapati keluhan tersebut, keluarga pasien langsung mendatangi bagian instalasi farmasi untuk meminta kejelasan. Berdasarkan keterangan di lapangan, pihak Apotek Rawat Jalan Instalasi Farmasi RSUD Tenriawaru akhirnya memberikan tambahan obat setelah komplain disampaikan.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat tiga jenis obat kategori penyakit kronis yang seharusnya ditanggung selama 30 hari oleh BPJS Kesehatan. Namun, dalam praktiknya, terdapat kebijakan teknis di mana sebagian obat tertentu dari pihak rumah sakit terkadang hanya disuplai untuk kebutuhan 7 hari saja.

​Kondisi inilah yang diduga memicu ketidaksesuaian antara jadwal kontrol bulanan dengan ketersediaan obat di tangan pasien.

​Upaya Konfirmasi

​Hingga berita ini diturunkan, Direktur RSUD Tenriawaru Bone, drg. Syahril, belum berhasil dikonfirmasi guna memberikan penjelasan resmi terkait insiden kekurangan obat yang dikeluhkan oleh keluarga pasien tersebut.

​Kasus ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen RSUD Tenriawaru Bone untuk memperketat manajemen logistik dan ketersediaan obat farmasi, demi memastikan kenyamanan serta keselamatan pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-BPJS) yang menjalani pengobatan jangka panjang.

  • Penulis: Info Viral Bone

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less