Jumat, 24 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bone Hot » Banggakan Indonesia, Siswa SMA Islam Athirah Bone Lolos ke Young Inventors Challenge 2026

Banggakan Indonesia, Siswa SMA Islam Athirah Bone Lolos ke Young Inventors Challenge 2026

  • account_circle Info Viral Bone
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • print Cetak

BONE – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh putra-putri daerah. Dua alumni SMA Islam Athirah Bone, Muh. Rijal dan Salwa Salsabilah AZ, resmi terpilih menjadi delegasi Indonesia dalam ajang inovasi internasional, Young Inventors Challenge (YIC) 2026.

​Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Association of Science, Technology & Innovation (ASTI) ini menjadi panggung bagi peneliti muda dari tujuh negara di Asia untuk memamerkan inovasi teknologi mereka.

​Inovasi AGRITEVO: Solusi Pertanian Modern

​Keberhasilan Rijal dan Salwa tidak datang secara instan. Tiket menuju kompetisi internasional ini diraih setelah mereka sukses menyabet medali perak pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025.

​Inovasi yang mereka bawa adalah AGRITEVO, sebuah inkubator persemaian padi berbasis teknologi. Penelitian ini dikembangkan di bawah bimbingan guru IT, Debi Rezky Ramadhana, S.T., serta pembina KIR, Wahida Febriya Ramadhani, S.Si., M.Si.

​Seleksi Ketat Tingkat Nasional

​Proses menuju panggung internasional difasilitasi langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

​Setelah melalui tahapan pembinaan intensif oleh tim ahli, hanya delapan tim terbaik yang terpilih untuk mewakili Indonesia. Tim AGRITEVO berhasil membuktikan kualitasnya di antara 27 tim Indonesia lainnya yang bersaing ketat dengan peserta dari Brunei Darussalam, China, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

​Menyeimbangkan Akademik dan Riset

​Meski kini telah memulai lembaran baru sebagai mahasiswa, semangat inovasi keduanya tidak surut. Muh. Rijal saat ini menempuh pendidikan di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), sementara Salwa Salsabilah AZ sedang menjalani studi di Program Studi Pendidikan Dokter UIN Alauddin Makassar.

​Di tengah jadwal kuliah yang padat, mereka tetap berkomitmen melakukan penyempurnaan penelitian di bawah arahan tim pendamping Puspresnas.

​Apresiasi Kepala Sekolah

​Kepala SMA Islam Athirah Bone, Syamsul Bahri, S.Pd.I., M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas capaian luar biasa ini. Ia menilai prestasi ini merupakan bukti nyata efektivitas budaya riset yang dibangun di sekolahnya.

​”Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa SMA Islam Athirah Bone memiliki kapasitas untuk berkompetisi di panggung internasional. Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa,” pungkas Syamsul Bahri.

  • Penulis: Info Viral Bone

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less