Staf Sekretariat DPRD Bone Laporkan Ketua DPRD ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

oplus_136314912
BONE — Kasus dugaan penganiayaan melibatkan pejabat tinggi di Kabupaten Bone. Seorang staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Sekretariat DPRD Kabupaten Bone, Yuli Nofita Sari, resmi melaporkan Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone pada Rabu, 22 Juli 2026.
Laporan tersebut dilayangkan menyusul insiden dugaan kekerasan yang dialami korban di lingkungan kantor DPRD Bone.
Ditemui usai menjalani pemeriksaan di ruang SPKT Polres Bone, Yuli mengungkapkan kronologi kejadian yang menimpanya. Peristiwa tersebut diduga bermula di area kantin yang terletak di halaman belakang Kantor DPRD Bone dan disaksikan oleh sejumlah orang.
“Nalemparkanka bosara kue, trus najemmukan kue dimuka ku, sudha itu nasiramka air terus botolnya nalemparika lagi,” ujar Yuli kepada awak media.
(Terjemahan bebas: Saya dilempari bosara berisi kue, terus kue itu ditekan ke muka saya, setelah itu saya disiram air lalu botolnya dilemparkan lagi ke arah saya—red).
Meski mengalami perlakuan tersebut di tempat umum dan disaksikan beberapa pihak, korban mengaku hanya bisa pasrah dan memilih tidak melawan. “Diamja saja waktu nakasi begituka,” tambahnya.
Belum Ada Respon dari Pihak Terlapor
Hingga berita ini ditayangkan, Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat via WhatsApp belum memberikan tanggapan atau respons resmi terkait laporan yang menyeret namanya.
Pihak kepolisian Polres Bone di bawah jajaran SPKT kini tengah mendalami laporan tersebut untuk memproses tahapan penyelidikan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.
- Penulis: Info Viral Bone
