Berkedok Tawaran Agen Skincare “Glow Up” Berhadiah Emas, Pelaku Dugaan Penipuan Asal Bone Sempat Liburan ke Bali, Sering Pasang Story di Mall
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
- print Cetak

BONE — Modus penipuan online kembali memakan korban dengan kerugian fantastis. Sebuah sindikat penipuan berkedok penawaran menjadi agen produk kecantikan berinisial NV, asal Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, merugikan masyarakat hingga ratusan juta rupiah. Kasus ini kini telah dilaporkan secara resmi, namun para korban mulai mempertanyakan kejelasan penanganan hukumnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, modus operandi pelaku tergolong sangat menarik minat. NV terlebih dahulu menawarkan kerja sama kepada calon korban untuk menjadi agen produk handbody bermerek Glow Up dengan iming-iming keuntungan besar serta janji pemberian reward (hadiah) berupa emas bagi agen yang bergabung.
Dalam skenarionya, pelaku meyakinkan korban dengan menyampaikan bahwa nantinya akan ada nomor tak dikenal yang menghubungi untuk memesan produk tersebut dalam jumlah banyak.
Kronologi Penipuan Beruntun
Salah satu korban berinisial ML mengungkapkan, usai dirinya melakukan transfer dana tahap pertama kepada pelaku, tak lama kemudian muncul nomor baru yang berpura-pura hendak memesan produk handbody Glow Up.
Merasa ada pesanan masuk, ML lantas menghubungi sang owner (NV) untuk menindaklanjuti. Namun, alih-alih memproses pesanan, pelaku justru meminta korban untuk kembali melakukan transfer dana tambahan dengan dalih untuk kelancaran stok barang pesanan tersebut.
Setelah transfer kedua dikirimkan, pesanan maupun barang yang dijanjikan—termasuk janji reward emas—tak kunjung datang, sementara pelaku mulai sulit dihubungi.
Akibat rangkaian tipu muslihat ini, korban ML secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dengan total kerugian mencapai Rp14.900.000. Sementara itu, dari informasi yang dihimpun di lapangan, terdapat banyak korban lain dengan nilai kerugian yang bervariasi, sehingga total kerugian keseluruhan dari para korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pelaku Kabur ke Bali dan Berani Tantang Korban
Akibat maraknya laporan dari para korban yang merasa tertipu, pelaku NV dikabarkan langsung meninggalkan Kabupaten Bone dan tidak lagi berdomisili di daerah tersebut. Dari penelusuran, pelaku diketahui sempat menikmati liburan ke Bali di tengah gelombang kemarahan para korban.
Ironisnya, alih-alih menunjukkan iktikad baik untuk mengembalikan dana para korban, NV justru menunjukkan gelagat arogan. Saat para korban mengancam akan melaporkan kasus ini ke pihak berwajib, pelaku sempat melontarkan tantangan.
“Lapor saja, nanti kita ketemu di Polres, saya bawa itu barang,” ujar pelaku menantang, seperti yang dikutip oleh korban.
Tidak hanya itu, setelah laporan resmi masuk ke kepolisian, korban ML juga mengaku sempat menerima pesan intimidasi dari pelaku.
“Baru-baru ini tiba-tiba na-chat ka, kalau kita viralkan ka tidak kembali uangta, kitaji yang rugi,” ungkap ML menirukan ancaman pelaku.
Korban Pertanyakan Penanganan Perkara di Kepolisian
Para korban yang telah resmi melaporkan kasus ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) atas dugaan tindak pidana penggelapan dan penipuan, kini mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk bekerja lebih cepat.
Pasalnya, hingga saat ini sudah ada banyak laporan polisi (LP) yang masuk dengan kasus serupa, namun keberadaan pelaku yang berpindah-pindah pasca-melarikan diri membuat para korban resah.
Para korban berharap pihak kepolisian segera menerbitkan Surat Perintah Penangkapan dan melacak keberadaan NV, agar tidak ada lagi masyarakat lain yang menjadi korban dari bisnis foya-foya berkedok agen skincare “Glow Up” ini.
- Penulis: Info Viral Bone
