Terobosan Baru Pertanian di Bone, PLN Watampone Luncurkan Pompa Irigasi Baterai EPUMP untuk Bantu Petani
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
- print Cetak

WATAMPONE — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Watampone kembali menghadirkan inovasi solutif bagi sektor pertanian. Berkat koordinasi intensif bersama Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, PLN Watampone resmi memperkenalkan Pompa Irigasi EPUMP bertenaga baterai yang dirancang khusus untuk mempermudah distribusi air ke lahan-lahan pertanian warga.
Uji coba perdana inovasi ini telah sukses dilaksanakan di Desa Mattanetebua, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone. Kehadiran teknologi ini disambut antusias oleh para petani setempat yang selama ini kerap menghadapi kendala suplai air, terutama di area yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.
Spesifikasi dan Keunggulan EPUMP
Sebagai perangkat modern yang ramah lingkungan dan efisien, Pompa EPUMP dibekali dengan spesifikasi andal untuk menunjang kebutuhan irigasi harian petani:
- Kapasitas Baterai: Mengusung daya 300 Ah yang mampu beroperasi secara optimal hingga 2 jam dalam kondisi baterai terisi penuh.
- Pengisian Cepat (Fast Charging): Proses pengisian daya dari 0 hingga 100 persen hanya membutuhkan waktu singkat, yakni 1 hingga 2 jam.
- Fleksibilitas Tinggi: Pengisian daya dapat memanfaatkan standar listrik rumahan berkapasitas 7.700 VA, atau menggunakan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) portabel yang bisa direlokasi langsung ke lokasi lahan yang membutuhkan.
Solusi Nyata untuk Petani Bone
Ririn, selaku Sales Ritel PLN Watampone, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari kepedulian mendalam terhadap berbagai kendala yang dialami oleh para petani di lapangan, khususnya terkait efisiensi pengairan sawah dan kebun.
“Inovasi EPUMP ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Bone. Berkat masukan dan koordinasi bersama Bapak Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, kami menghadirkan pompa tenaga listrik yang fleksibel ini untuk membantu petani yang selama ini kesulitan mendistribusikan air ke lahannya,” ungkap Ririn.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bone, Nurdin, turut mengapresiasi langkah inovatif tersebut. Ia berharap seiring dengan perkembangan teknologinya ke depan, kehadiran pompa air bertenaga listrik ini dapat menjadi solusi jitu di tengah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap menjadi kendala bagi petani.
“Ini adalah hasil pemikiran Bupati Bone yang disampaikan sebelumnya untuk mencoba berinovasi dengan memanfaatkan teknologi listrik,” ujar Nurdin pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Dengan kemudahan mobilitas dan performa tinggi yang ditawarkan, Pompa EPUMP diharapkan menjadi angin segar bagi para petani di Kabupaten Bone untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka secara berkelanjutan.
- Penulis: Info Viral Bone
