Kolaborasi Nyata Mahasiswa dan Pemerintah: UKM KPI Unhas Gandeng Dinas TPHP Bone Kembangkan Pertanian Cerdas
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
- print Cetak

BONE — Langkah progresif kembali ditorehkan oleh dunia mahasiswa dalam memajukan sektor pertanian daerah. Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin resmi memperkuat sinergi dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone.
Kesepakatan strategis ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Agreement (LoA) pada Senin (24/8/2026) di Kantor Dinas TPHP Kabupaten Bone. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, bersama Kepala Dinas TPHP Kabupaten Bone, Nurdin, S.P., M.Si.
Sokong Program “Mannennungeng: Smart Hydro Loop”
Kerja sama ini merupakan buah dari komunikasi intensif serta implementasi nyata Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas di lapangan. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah untuk mendukung keberlanjutan program Mannennungeng: Smart Hydro Loop yang berpusat di Desa Kajaolaliddong.
Kepala Dinas TPHP Kabupaten Bone, Nurdin, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan inovasi yang dihadirkan oleh mahasiswa Unhas.
“Kami melihat keseriusan dan kerja nyata yang telah dilakukan oleh Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas di Bone. Program Mannennungeng sangat sejalan dengan upaya kami dalam mengembangkan pertanian cerdas dan berkelanjutan. Kami berkomitmen memberikan pendampingan dan supervisi agar program ini berdampak maksimal bagi petani,” ungkap Nurdin.
Momentum Penguatan Sinergi Akademisi dan Pemerintah
Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, menyambut baik dukungan penuh yang diberikan oleh jajaran pemerintah daerah Kabupaten Bone. Menurutnya, LoA ini menjadi momentum penting untuk memperluas dampak positif bagi masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., menilai pengesahan kerja sama formal ini sebagai pelecut semangat bagi timnya untuk terus berkontribusi secara berkelanjutan.
Melalui penandatanganan LoA ini, kedua belah pihak sepakat untuk fokus pada beberapa poin penting, antara lain:
- Peningkatan kapasitas petani lokal.
- Penerapan inovasi dan teknologi pertanian cerdas (smart agriculture).
- Penguatan kelembagaan kelompok tani di Desa Kajaolaliddong.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem pertanian yang lebih mandiri, inovatif, serta siap menjawab berbagai tantangan modern di sektor agraris.
- Penulis: Info Viral Bone
