Bentrok Nyaris Adu Jotos: Intel Kodam XIV/Hasanuddin vs Kades Anggota Satgas BBM di Bone, Saling Tuntut Surat Tugas
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month 39 menit yang lalu
- print Cetak

BONE — Insiden panas nyaris berujung adu fisik terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Kericuhan ini melibatkan oknum anggota Intel Kodam XIV/Hasanuddin, Serda Safaruddin, dengan Kepala Desa Tanete Harapan, Irwan, yang juga bertugas sebagai Tim Satuan Tugas (Satgas) BBM Merah Putih.
Perdebatan sengit tersebut diduga bermula dari aksi saling uji kewenangan terkait pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah setempat.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Pemeriksaan Barcode hingga Debat Kewenangan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika Serda Safaruddin mendatangi SPBU di Desa Tanete Harapan, Kecamatan Cina. Kedatangannya bertujuan untuk memeriksa kelengkapan barcode kendaraan serta surat rekomendasi bagi konsumen yang menggunakan jeriken.
Namun, langkah tersebut mendapat hambatan dari pihak Satgas pengawas distribusi BBM di lokasi. Kades Tanete Harapan, Irwan, yang berada di tempat meminta Serda Safaruddin untuk menunjukkan surat tugas resmi terkait kewenangannya melakukan pemeriksaan di wilayah tersebut.
Lantaran oknum anggota intel tersebut tidak dapat menunjukkan surat tugas yang diminta, ketegangan pun pecah di area SPBU.
Manager SPBU Cina, Andi Sudarman, mengungkapkan bahwa sebelum keributan terjadi, pihaknya sempat berdiskusi di ruangan terkait mekanisme pengambilan solar.
“Lama di ruangan bercerita dan menanyakan terkait pengambilan solar, dan saya sampaikan kalau semua yang ambil punya rekomendasi,” ujar Andi Sudarman.
Ketegangan berlanjut saat keluar ruangan. Perdebatan mulut tak dapat dielakkan setelah Kades Irwan kembali mempertanyakan legitimasi pemeriksaan yang dilakukan sang oknum aparat.
“Saya tanyakan surat tugasnya karena kami satgas. Dia mau periksa semua barcode dan yang ambil solar,” jelas Irwan.
Situasi sempat memanas ketika Serda Safaruddin menuju kendaraannya untuk mengambil kartu identitas. Menurut Irwan, sempat terjadi gesekan fisik ringan saat kartu tersebut ditunjukkan.
“Dia perlihatkan kartu anggotanya, sempat dia mau tarik dan pegang bahu saya, namun saya tepis tangannya,” tambahnya.
Klarifikasi Pihak Terkait: Motif Penyelidikan dan Hubungan Personal
Di sisi lain, Serda Safaruddin saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler memberikan penjelasan mengenai kedatangannya ke lokasi. Ia berdalih bahwa aksinya didasarkan pada laporan serta informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penyalahgunaan distribusi BBM.
“Ada dugaan penyalahgunaan BBM, jadi saya turun mau lakukan pemeriksaan, dan benar dugaan itu. Saya sudah laporkan juga ke instansi saya,” terang Safaruddin.
- Penulis: Info Viral Bone
