Bukti Nyata Kepemimpinan H. Andi Asman Sulaiman dalam Membangun Kabupaten Bone
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
- print Cetak

Oleh : Muhammad Halil Gibran
(Kabid Advokasi HMJ HTN UINAM)
Kepemimpinan daerah yang baik tidak diukur dari banyaknya janji yang diucapkan, melainkan dari hasil yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Dalam perspektif negara hukum, setiap kepala daerah memiliki kewajiban menjalankan pemerintahan yang efektif, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, ukuran keberhasilan kepemimpinan harus bertumpu pada data, bukan sekadar narasi politik.
Di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan perkembangan yang patut diapresiasi. Meski masa kepemimpinan masih relatif singkat, berbagai program pembangunan mulai memperlihatkan hasil yang dapat diukur.
Salah satu indikator yang paling terlihat adalah pembangunan infrastruktur. Pemerintah Kabupaten Bone membangun jalan sepanjang 32,95 kilometer dengan anggaran sekitar Rp123,3 miliar serta membangun 30 unit jembatan dengan anggaran sekitar Rp6,8 miliar. Infrastruktur merupakan fondasi utama pembangunan daerah karena membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi.
Di sektor ekonomi kerakyatan, pemerintah daerah mengalokasikan bantuan pertanian senilai Rp235 miliar dan bantuan bagi nelayan sebesar Rp22 miliar. Kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan terhadap sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Bone. Selain itu, pembentukan 61 Koperasi Merah Putih menjadi langkah untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kelembagaan.
Komitmen mendorong investasi juga terlihat melalui pengembangan kawasan hilirisasi ayam terintegrasi di Kecamatan Ponre dengan nilai investasi sekitar Rp1,2 triliun. Apabila direalisasikan secara optimal, investasi ini berpotensi membuka lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah sektor peternakan, dan memperkuat daya saing ekonomi daerah. Pemerintah juga memulai pembangunan Sekolah Rakyat, mendukung pengembangan SMA dan SMK, serta melakukan pembebasan lahan untuk pengembangan bandara sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang.
Keberhasilan pembangunan juga tercermin dari indikator makro. Pemerintah Kabupaten Bone melaporkan pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,5 persen menjadi 6,15 persen, persentase penduduk miskin menurun dari 9,58 persen menjadi 9,13 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 70,81 menjadi 71,63. Di bidang kesehatan, prevalensi stunting dan angka gizi buruk juga dilaporkan mengalami penurunan.
Dari sisi tata kelola pemerintahan, Kabupaten Bone kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk kesepuluh kalinya. Selain itu, pemerintah daerah memperoleh sejumlah penghargaan di bidang pelayanan publik, lingkungan hidup, ketahanan pangan, dan percepatan pengadaan aparatur sipil negara. Prestasi tersebut menunjukkan adanya upaya memperkuat kualitas administrasi pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.
Meskipun demikian, keberhasilan tersebut tidak boleh dipandang sebagai akhir dari proses pembangunan. Dalam sistem demokrasi dan negara hukum, setiap capaian pemerintah harus tetap dikawal melalui pengawasan masyarakat, DPRD, media, akademisi, dan lembaga pengawas. Transparansi penggunaan anggaran, efektivitas program, serta pemerataan manfaat pembangunan harus terus dievaluasi agar seluruh masyarakat Bone merasakan dampaknya secara adil.
Pada akhirnya, kepemimpinan H. Andi Asman Sulaiman dapat dinilai melalui hasil yang mulai terlihat dalam pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan indikator kesejahteraan, serta tata kelola pemerintahan. Capaian tersebut merupakan modal penting untuk membangun Kabupaten Bone yang lebih maju. Namun, keberhasilan sejati akan ditentukan oleh konsistensi pemerintah dalam menjaga integritas, memperluas manfaat pembangunan, dan memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.
- Penulis: Info Viral Bone
