Jumat, 24 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Breaking News » Dituding Pura-Pura Gila,Keluarga Tersangka Munculkan Rekam Medis

Dituding Pura-Pura Gila,Keluarga Tersangka Munculkan Rekam Medis

  • account_circle Info Viral Bone
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • print Cetak

KOLAKA– Keluarga Kakek Ibrahima akhirnya angkat bicara terkait berbagai isu yang beredar di tengah polemik kasus hukum yang menjerat pria lanjut usia penyandang gangguan jiwa tersebut.

Anak kandung Kakek Ibrahima, Rosmarianti (41), menegaskan bahwa kabar yang menyebut ayahnya hanya “pura-pura gila” tidak benar dan sangat menyakitkan bagi pihak keluarga.

Menurut Rosmarianti, ayahnya telah lama mengidap gangguan kejiwaan sejak tahun 1990 dan beberapa kali menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Kendari.

“Isu bahwa bapak saya pura-pura gila itu tidak benar. Beliau memang sudah mengalami gangguan jiwa sejak tahun 1990,” ujar Rosmarianti saat diwawancarai, Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan, kondisi ayahnya sempat mendapat penanganan medis pada tahun 2015 dengan menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Kendari.

Namun setelah beberapa waktu, penyakit tersebut kembali kambuh pada tahun 2025 hingga kembali dirawat.

“Pada 2015 sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa Kendari, lalu kambuh lagi pada 2025 dan kembali dirawat di sana. Sampai sekarang kondisi beliau masih mengalami gangguan jiwa,” katanya.

Rosmarianti juga menegaskan bahwa pihak keluarga memiliki bukti medis lengkap yang menerangkan kondisi kejiwaan Kakek Ibrahima.

“Ada bukti medis dari Rumah Sakit Jiwa Kendari yang ditandatangani oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa Kendari, dr. Junuda RAF, M.Kes, Sp.Kj. Di mana bukti medis itu menjelaskan kondisi bapak saya,” tegasnya.

Terkait video viral yang memperlihatkan Kakek Ibrahima membawa parang dan disebut melakukan pengancaman, Rosmarianti membantah narasi yang berkembang di media sosial.

Menurutnya, peristiwa itu bermula saat pelapor melintas di depan rumah saudara Kakek Ibrahima sambil merekam video, lalu meneriaki ayahnya sebagai orang gila dan mengaku hendak diparangi.

“Jadi sebenarnya pelapor lewat di depan rumah saudara bapak saya sambil memvideo, lalu meneriaki beliau sebagai orang gila dan mengatakan mau diparangi. Dari situlah kemudian terjadi pengejaran,” ungkapnya.

Rosmarianti juga menepis isu yang menyebut ayahnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Menurut dia, aparat kepolisian beberapa kali datang langsung ke rumah dan mengetahui kondisi kesehatan ayahnya.

“Polisi selalu datang melihat kondisi bapak saya. Mereka tahu beliau memang sakit dan mengalami gangguan jiwa. Itu juga yang menjadi alasan kenapa tidak dilakukan penangkapan,” katanya.

Selain itu, pihak keluarga turut membantah tudingan soal dugaan pembuatan Surat Keterangan Tanah (SKT) palsu.

Rosmarianti menegaskan SKT tersebut tidak dipalsukan, melainkan hanya dilakukan perbaikan pada bagian batas wilayah tanah.

“SKT itu tidak dipalsukan. Yang diperbaiki hanya bagian batas sebelah utara, dari yang sebelumnya tertulis jalan setapak menjadi Ibrahima/Lawwang. Hanya itu yang diubah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rosmarianti juga menanggapi isu terkait kesepakatan yang disebut terjadi pada tahun 2023 di Kantor Desa Lawulo.

Menurutnya, tudingan bahwa Kakek Ibrahima meminta ganti rugi tanaman yang dirusak di atas lahan milik Nursiah memang benar. Namun lokasi tersebut telah diakui sebagai milik Maskur dan sudah disepakati sebelumnya di kantor desa.

’“Sebenarnya itu lahan milik bapak saya, tapi bapak mengakui kalau itu lahan milik Maskur dan sudah disepakati di kantor desa,” ujarnya.

“Jadi sebenarnya lokasi yang dimaksud itu adalah lokasi berbeda,” tambahnya.

Kasus Kakek Ibrahima hingga kini masih menjadi perhatian publik di Kabupaten Kolaka.

Pihak keluarga Kakek Ibrahima juga berharap agar setiap pihak bijak dalam memberikan komentar maupun menyebarkan informasi terkait kondisi ayahnya.

Selain menyangkut dugaan pengancaman, perkara tersebut juga memunculkan perdebatan terkait penanganan hukum terhadap penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). (nov)

  • Penulis: Info Viral Bone

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HAN Ke-42, Pemkab Bone Ajak Semua Pihak Lindungi dan Bangun Masa Depan Anak

    Peringati HAN Ke-42, Pemkab Bone Ajak Semua Pihak Lindungi dan Bangun Masa Depan Anak

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle Info Viral Bone
    • 0Komentar

    BONE – Pemerintah Kabupaten Bone memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 pada Kamis, 23 Juli 2026. Peringatan tahun ini mengusung semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Bone. ​Peringatan HAN menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali esensi peran bersama dalam memastikan setiap anak Indonesia dapat tumbuh, berkembang, dan […]

  • Puluhan Pengusaha Jagung Datangi DPRD Bone, Desak Penguatan Regulasi Daerah Tata Niaga Jagung

    Puluhan Pengusaha Jagung Datangi DPRD Bone, Desak Penguatan Regulasi Daerah Tata Niaga Jagung

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Info Viral Bone
    • 0Komentar

    BONE— Puluhan pengusaha jagung datangi kantor DPRD Bone menyampaikan aspirasi, Jumat 29 agustus 2025 di ruang Tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Petani Jagung Kabupaten Bone, menilai adanya persaingan tidak sehat oleh pengusaha luar. “selain harga, pedagang luar ini masuk ke bone membawa buruh sendiri dan supir sendiri” ungkap Andi Muh Syahril saat menyampaikan aspirasi. Lanjut, desakan […]

  • Bocah SD Di Bone Buat Karya Video Kemerdekaan, Ada Wakil Bupati Dan Penggiat Seni Budaya

    Bocah SD Di Bone Buat Karya Video Kemerdekaan, Ada Wakil Bupati Dan Penggiat Seni Budaya

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Info Viral Bone
    • 0Komentar

    BONE – Semangat kemerdekaan bisa lahir dari siapa saja, termasuk dari seorang anak kecil. Hal itu dibuktikan oleh Inna Mutmainnah, siswi kelas 2 SDN 51 Abbanuang, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang sukses membuat karya video bertema, “Kemerdekaan Indonesia” yang berkolaborasi dengan chanel youtube KAMIZAMA. Dalam video tersebut, Inna tidak hanya menampilkan pesan cinta […]

  • Mahasiswa KKN UNIM Gelar Pelatihan Public Speaking Di Tonra

    Mahasiswa KKN UNIM Gelar Pelatihan Public Speaking Di Tonra

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Info Viral Bone
    • 0Komentar

    BONE— Mahasiswa KKN Reguler Angkatan V Universitas Muhammadiyah Bone Kecamatan Tonra mengadakan kegiatan Pelatihan Public Speaking di SMA Negeri 10 Bone, Sabtu 30/8/2025. Dibuka langsung oleh Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 10 Bone. “kami mengapresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN menghadirkan program yang bermanfaat bagi pengembangan diri siswa” ungkap Muhammad Alwi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan […]

  • Cegah Dampak Narkoba dan Cyber Bullying, Polsek Sibulue Edukasi Siswa SMPN 1 Sibulue

    Cegah Dampak Narkoba dan Cyber Bullying, Polsek Sibulue Edukasi Siswa SMPN 1 Sibulue

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Info Viral Bone
    • 0Komentar

    ​BONE,– Polsek Sibulue, Polres Bone, terus menggencarkan upaya preventif dalam membentuk generasi muda yang sehat dan berkarakter. Hari ini, Kamis (16/7/2026), jajaran kepolisian menyambangi SMP Negeri 1 Sibulue untuk memberikan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) serta edukasi bijak bermedia sosial. ​Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Sibulue […]

  • Yasir Machmud Hadir Bersama JK Di Peletakan Batu Pertama RS Islam Faisal

    Yasir Machmud Hadir Bersama JK Di Peletakan Batu Pertama RS Islam Faisal

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Info Viral Bone
    • 0Komentar

    Makassar— Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, S.E., M.Si., turut hadir dalam prosesi Peletakan Batu Pertama pembangunan Rumah Sakit Islam Faisal di Makassar, Senin 22/9/2025. Acara ini juga dihadiri oleh mantan Wakil Presiden RI, Bapak Jusuf Kalla, Wali Kota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin, perwakilan Gubernur Sulsel yakni Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, serta […]

expand_less