Gau’ Maraja Bone 2026 Siap Digelar September Ini: Angkat Tema Simfoni Lumbung, Perkuat Identitas dan Pangan Bugis
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
- print Cetak

Oplus_19005472
BONE, SULAWESI SELATAN – Perhelatan akbar kebudayaan Gau’ Maraja Bone 2026 dipastikan akan segera menyapa masyarakat luas. Festival budaya yang diinisiasi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Bone ini dijadwalkan berlangsung pada 25–30 September 2026 mendatang.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana, Hj. Andi Murni AL, S.E., M.Hum., mengungkapkan bahwa perhelatan ini bukan sekadar festival seremonial biasa. Menurutnya, Gau’ Maraja Bone 2026 dirancang sebagai panggung besar untuk merawat, melestarikan, serta memperkenalkan nilai luhur peradaban dan kebudayaan Bugis Bone ke kancah yang lebih luas.
”Gau’ Maraja bukan sekadar festival seremonial, melainkan panggung besar untuk melestarikan, merawat, dan memperkenalkan kekayaan peradaban serta nilai luhur kebudayaan Bugis Bone ke kancah yang lebih luas,” ujar Andi Murni saat memaparkan konsep kesiapan acara.
Tahun ini, festival mengangkat tema besar “Simfoni Lumbung: Merayakan Budaya & Pangan”. Tema tersebut lahir dari semangat untuk mengangkat kembali jati diri Kabupaten Bone sebagai daerah yang memiliki sejarah panjang sebagai kawasan agraris serta penyangga pangan nasional 5 besar di Indonesia. Semangat ini juga sejalan dengan komitmen kepemimpinan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, dalam memperkuat sektor pertanian daerah yang selaras dengan kebijakan nasional.
Lebih lanjut, Andi Murni menjelaskan bahwa rangkaian festival selama enam hari tersebut akan melibatkan ratusan partisipan dari 27 kecamatan di Kabupaten Bone. Berbagai elemen turut dilibatkan mulai dari komunitas budaya, sanggar seni, pelaku ekonomi kreatif, petani, nelayan, UMKM, akademisi, hingga pelajar dan budayawan.
”Kehadiran berbagai elemen ini menjadi wujud semangat kolaborasi dalam merayakan budaya dan pangan sebagai identitas Kabupaten Bone, sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada masyarakat luas,” tambahnya.
Panitia pelaksana pun membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi media, institusi pendidikan, sektor swasta, dan berbagai komunitas untuk bersama-sama menyukseskan perhelatan akbar ini. Informasi terbaru mengenai jadwal dan rangkaian kegiatan festival dapat diakses secara berkala melalui akun media sosial resmi @gaumaraja_bone.
- Penulis: Info Viral Bone
