Kasus Arisan Bodong di Bone Kembali Makan Korban, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah,Total Diduga Mencapai Miliaran
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
- print Cetak

Oplus_16908288
BONE — Kasus penipuan dengan modus investasi arisan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terus memakan korban. Jumlah laporan di kepolisian kembali bertambah setelah seorang warga bernama Suharni resmi melaporkan pengelola arisan berinisial Melisa ke Polres Bone.
Dalam laporan polisinya, Suharni mengaku mengalami kerugian materiil hingga Rp 7 juta. Kasus ini bermula ketika terduga pelaku Melisa mengajak korban untuk mengikuti program arisan yang dikelolanya. Tergiur dengan ajakan tersebut, korban menyetujuinya dan telah melakukan transfer dana sebanyak tujuh kali. Namun, komunikasi dengan pelaku perlahan terputus dan pelaku menjadi sangat sulit dihubungi setelah dana terkumpul.
Modus Operandi dan Korban Lainnya
Sebelum laporan dari Suharni masuk, seorang korban lain bernama Reski telah lebih dulu mendatangi Polres Bone untuk melaporkan kasus serupa dengan kerugian yang jauh lebih besar, yakni mencapai Rp 161 juta.
“Dia (Melisa) mengajak membeli arisan sebanyak 9 nama arisan yang berbeda-beda. menjanjikan akan memberikan [pencairan] sesuai tanggal yang dijanjikan, namun hingga waktu yang ditentukan tiba, uang tersebut tidak pernah diberikan,” ungkap Reski dalam keterangannya.
Berdasarkan akumulasi laporan sementara dari dua korban saja, kerugian yang dialami telah mencapai ratusan juta rupiah. Berdasarkan informasi di lapangan, masih terdapat banyak korban lain yang belum melapor secara resmi ke pihak berwajib, dengan estimasi total kerugian keseluruhan yang diperkirakan bisa mencapai miliaran rupiah.
Pihak kepolisian Polres Bone kini tengah mendalami laporan-laporan tersebut guna memburu terduga pelaku Melisa dan mengusut tuntas jaringan penipuan berkedok arisan yang meresahkan warga Kabupaten Bone ini.
- Penulis: Info Viral Bone
