Bayang-Bayang Hitam di Lamuru: Tambang Batu Bara Ilegal Disorot, Oknum Polisi Diduga Pasok BBM Subsidi
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
- print Cetak

BONE — Aktivitas pertambangan batu bara tanpa izin (ilegal) di Desa Massenrengpulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali memantik perhatian publik. Tak hanya beroperasi tanpa legalitas yang jelas, aktivitas ini turut menyeret dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum dalam pusaran suplai bahan bakar minyak (BBM).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu titik tambang di wilayah tersebut dikelola oleh seorang berinisial HRM dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Ironisnya, lokasi tambang ini disebut-sebut beroperasi tanpa mengantongi izin resmi yang sah.
Dugaan Pasokan BBM Subsidi oleh Oknum Aparat
Persoalan kian pelik dengan adanya temuan di lapangan terkait penggunaan BBM untuk alat berat dan operasional tambang. Sumber terpercaya yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa bahan bakar yang digunakan diduga kuat merupakan solar bersubsidi.
Lebih mengejutkannya lagi, suplai BBM bersubsidi tersebut disebut-sebut dipasok langsung oleh seorang oknum anggota kepolisian yang bertugas di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda SulSel).
“Solar subsidi yang digunakan di lokasi tambang tersebut dipasok oleh anggota Polda SulSel,” ujar sumber anonim tersebut, seperti dikutip dari Info Viral Sulawesi.
Titik Tambang Lain dan Catatan Hitam Tahun Lalu
Aktivitas ekstraktif di Kecamatan Lamuru ternyata tidak hanya terpusat pada satu titik. Penelusuran lebih lanjut menunjukkan adanya lokasi pertambangan batu bara lain di wilayah yang sama, yang dikelola oleh pihak-pihak berbeda.
Kasus ini menambah daftar panjang problematika tambang ilegal di Bone. Berdasarkan catatan, lokasi serupa sempat menjadi sorotan tajam publik pada tahun 2025 lalu. Namun, lemahnya penindakan membuat aktivitas tersebut seolah kebal hukum dan kembali beroperasi bebas tanpa hambatan berarti.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat serta instansi terkait masih dalam upaya konfirmasi lebih lanjut untuk menanggapi dugaan keterlibatan oknum aparat dan legalitas operasional tambang batu bara di Desa Massenrengpulu.
- Penulis: Info Viral Bone
