Peringati HAN Ke-42, Pemkab Bone Ajak Semua Pihak Lindungi dan Bangun Masa Depan Anak
- account_circle Info Viral Bone
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Oplus_16908288
BONE – Pemerintah Kabupaten Bone memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 pada Kamis, 23 Juli 2026. Peringatan tahun ini mengusung semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Bone.
Peringatan HAN menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali esensi peran bersama dalam memastikan setiap anak Indonesia dapat tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara layak.
Landasan Historis dan Hak Dasar Anak
Peringatan HAN didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984. Aturan tersebut mengamanatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perwakilan RI di luar negeri, serta seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan HAN sebagai momentum kampanye pemenuhan hak anak.
Hak-hak dasar yang wajib dipenuhi meliputi:
- Hak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang.
- Hak untuk berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan.
- Hak mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Tema dan Pesan Utama HAN 2026
Tahun ini, Hari Anak Nasional mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Tema tersebut menegaskan bahwa anak merupakan pribadi yang berharga, harus dihormati, didengar pendapatnya, serta dilibatkan sebagai subjek pembangunan sesuai dengan usia dan tingkat kematangannya.
Pemerintah juga memberikan penekanan khusus terhadap urgensi melindungi anak dari berbagai ancaman modern maupun konvensional, di antaranya:
- Kekerasan dan eksploitasi
- Penelantaran dan diskriminasi
- Perkawinan anak dan perundungan (bullying)
- Berbagai bentuk kejahatan di ruang digital
Komitmen Kolaboratif Pemkab Bone
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, saat membacakan sambutan seragam, menegaskan bahwa upaya perlindungan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata.
”Upaya perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa, mulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah,” ujar Andi Asman.
Ia juga menaruh harapan besar agar anak-anak dapat berperan sebagai mitra aktif dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang. Langkah ini dinilai esensial demi terciptanya generasi Indonesia yang berkualitas di masa depan.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Bone mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merayakan HAN sekaligus menjadikan semangat “Sayang Anak” sebagai gerakan nyata dalam membangun masa depan anak-anak Bone yang lebih cerah.
- Penulis: Info Viral Bone
